Hujan Air Mata di Negeri Sendiri

  • Aug 30, 2025
  • Rastono Sumardi
  • Puisi Rastono Sumardi, Sastra

Di negeri orang,

hujan emas jatuh dari langit investasi,

orang asing kenyang meneguk manisnya,

bahkan debu di jalanan pun berkilau jadi rezeki.

 

Di negeri sendiri,

rakyat menadah hujan air mata,

tangan kapalan hanya jadi buruh kasar,

menggenggam upah sekadar cukup membeli lapar.

 

Investor asing menanam besi dan beton,

menggali bumi sampai akar,

sementara pemilik sah tanah ini

hanya menonton dari balik pagar.

 

Di meja rapat ber-AC,

orang asing tersenyum puas bersama pejabat kita,

kontrak ditandatangani dengan tinta manis,

yang artinya rakyat lagi-lagi ditulis sebagai korban.

 

Hujan emas memang deras,

tapi bukan untuk kita—

kita hanya kebagian lumpur,

bekas tapak sepatu tuan besar.

 

Oh negeri,

kau rela jadi penyewa di rumah sendiri,

sementara tamu asing duduk di singgasana

dan kita dipaksa percaya,

bahwa ini semua demi kemajuan.

 

Luwuk, 30/08/2025

Satupena Sulteng